Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
 BANDAR CEME TERBAIK INDONESIA
AGEN POKER ONLINE
AGEN JUDI POKER ONLINE
AGEN DOMINO ONLINE
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Barcelona merekrut Ronaldo pada tahun 1996 silam karena sebelumnya mereka gagal merekrut Alan Shearer.

Ronaldo direkrut oleh Barca dari PSV Eindhoven. Saat itu ia direkrut dengan bandrol 19,5 juta dan menjadi rekor pembelian termahal di dunia.

Sayangnya di Barca, Ronaldo hanya bermain semusim. Namun selama di sana ia mampu mencetak 47 gol dari 49 pertandingan di semua ajang kompetisi.

Striker Langka

Berdasarkan kisah dalam buku berjudul ‘Barca: A People’s Passion‘, pelatih Barca saat itu yakni (mendiang) Sir Bobby Robson sangat terkesan dengan kemampuan Ronaldo. Sir Bobby menilai Ronaldo sangat berbeda daripada penyerang tengah pada umumnya.

“Ia masih berusia 19 tahun tetapi saya memberi tahu Barcelona bahwa kami harus memilikinya, bahwa kita tak hanya akan membeli pemain yang luar biasa, tetapi juga pemain untuk masa depan,” katanya seperti dikutip dari buku tersebut oleh Goal International.

“Dan ia lebih dari alternatif untuk penyerang kami yang lain: ia langka, berbeda dan menggembirakan. Ia memiliki keterampilan yang berbeda dari penyerang tengah lainnya,” terangnya.

“Ia penggiring bola yang luar biasa; ia menggiring bola seperti George Best, Tom Finney dan Chris Waddle. Ia memiliki kemampuan luar biasa untuk membuka jalannya.”

Target Kedua

Namun Ronaldo sebenarnya hanyalah target kedua Sir Bobby. Sebab pada awalnya ia merekomendasikan nama penyerang Blackburn Rovers, Alan Shearer.

“Saya tidak akan berbohong, saya tergoda untuk membeli pemain Inggris dan hampir membeli Alan Shearer saat di Barcelona,” aku Sir Bobby seperti dilansir FourFourTwo.

“Kami membutuhkan penyerang tengah dan ketua bertanya apakah ada penyerang yang saya kenal. Saya mengatakan kepadanya: ‘Saya tahu seorang yang sangat hebat, ia orang Inggris dan ia top’. Hanya setelah Euro 96 dan saya mendekati Ray Harford di Blackburn. Ray mengatakan kepada saya ia tidak dijual, dan saya tidak bisa mengganggunya dengan membiarkan pers mengetahui ketertarikan kami,” terangnya.

“Saya bilang ia bisa mempercayai saya sepenuhnya, dan sepekan kemudian Alan dijual ke Newcastle! Kami mendapat Ronaldo sebagai gantinya.”